Iklan

Thursday, January 4, 2024

Pengalaman Umrah Mandiri 15-25 Maret 2023

 








Dikarenakan saya mempunyai voucher dari Saudia Airlines , jadi sebenarnya tiket saya seharga nol rupiah.

Dengan rute Jakarta -Frankfurt -Amsterdam-Jeddah-Jakarta , Qodarulah pesawat saya berubah jadi Jakarta -Doha -Munich-Amsterdam-Jeddah-Jakarta . Free stopover di Doha karena saya ketinggalan pesawat ke Frankfurt.Setelah 10 hari di Jerman dan Belanda berangkatlah saya umroh dari Schippol Airport.

Saya menggunakan visa on arrival  di bandara Jeddah karena saya memiliki visa Schengen yang masih berlaku dan sudah dipakai  dengan membayar 480 SAR ,Sekitar 1,9 juta rupiah termasuk asuransi perjalanan. Lebih murah dibandingkan dengan teman teman saya yang mengurus visa umroh dari Jakarta sekitar 3,4 juta Rupiah.Dikarenakan landing dini hari saya antri cukup lama di counter voa sekitar 45 menit. Sementara teman – teman saya yang landing bersamaan dari Jakarta sudah lewat imigrasi dan mengambil koper.

Karena kereta kami yang akan membawa ke Madinah baru ada pukul 8 pagi maka kami sholat,makan Al Baik dan beristirahat dulu di lounge kereta  lantai 2 karena kosong , kalau di jam operasional sepertinya lounge khusus untuk penumpang business class saja. Tiket kereta  Airport Jeddah – Madinah dibeli sebulan sebelum keberangkatan 138 SAR sekitar Rp 560.000/orang. Saya sempat tanya orang Indonesia yang beli tiket go show seharga 1,1 juta .Jadi usahakan membeli tiket haramain jauh – jauh hari.

Sesampainya di Madinah , kami memesan mobil online dari aplikasi Uber seharga 45 SAR . Mobil yang mewah , supir yang ganteng , sampai depan hotel  patungan 60.000/orang . Mashaallah.

Setibanya di hotel ,kami check in , booking hotel melalui booking.com , bayar di hotel 2270 SAR  sekitar Rp 11.400.000 untuk 5 hari 4 malam untuk ber 3 free breakfast  ,dan dikenakan security deposit yang bisa diambil saat kami check out.

Saat di Madinah kami memperbanyak ibadah di masjid Nabawi, dan berkesempatan untuk masuk raudhah melalui aplikasi nusuk sebanyak 2 kali.

Tibalah saat kami harus berpamitan dengan Madinah dan melanjutkan perjalanan ke Mekah dengan kereta cepat seharga 172,50 SAR sekitar 700,000. Dari hotel kami menggunakan Uber ke terminal kereta cepat Madinah.Kami mengambil miqot di kereta cepat dan sholat di stasiun kereta haramain Madinah.

Saat mau boarding kereta , saya dan teman saya yang menggunakan koper ukuran Large diharuskan untuk membayar extra fee untuk pengiriman koper ke hotel , 2 koper large seharga Rp 674.000. Sedangkan teman yang membawa koper ukuran medium bisa lenggang masuk ke area peron kereta.Jadi sebelum memutuskan untuk naik kereta silahkan dilihat ketentuan bagasi yang berlaku.Karena seperti yang saya lihat orang lokal Saudi hanya membawa koper ukuran kecil.

Tibalah kami di Mekah dan langsung menuju hotel dengan taxi online Bolt ke hotel, Hotel kami di Mekah 15 menit jalan kaki ke masjid dan tersedia shuttle 24 jam kecuali jelang waktu sholat.Untuk 5 hari 6 malam kami membayar 2.720 SAR sekitar 11 juta Rupiah  tanpa breakfast , 3 single bed.Beristirahat sebentar dan langsung menunaikan ibadah umroh dibimbing dengan muthowif dengan biaya 350 SAR.

Di Mekah kami berkesempatan umroh 3 kali dan satu kali  sholat tarawih di Masjidil Haram dengan imam Sheikh Sudais .

Tibalah saatnya kami harus kembali ke tanah air. Dari hotel ke airport Jeddah kami menggunakan Bolt seharga 210 SAR sekitar  850.000 . Seharusnya ada bis gratis Mekah ke airport Jeddah tapi kami sudah tidak ada energi untuk turun naik bis .

Total pengeluaran saya umroh mandiri sekitar 11 juta tanpa tiket karena gratis voucher dari Saudia. Tinggal ditambahkan sendiri harga tiket Jakarta Jeddah Jakarta . Hemat bukan ?

 

No comments:

Post a Comment

Pentingnya Asuransi Perjalanan

Bagi yang suka bepergian baik domestik ataupun internasional ada baiknya memiliki asuransi perjalanan yang bisa memberikan perlindungan bagi...